Proofreading adalah proses koreksi paper

Proofreading adalah adalah tahap terakhir dari proses pengeditan sebuah tulisan dan hanya boleh dilakukan setelah semua revisi dan pengeditan telah dilakukan. proses memeriksa dokumen untuk setiap jenis kesalahan tata bahasa, tipografi, atau format. Proofreading harus selalu menjadi langkah terakhir yang diambil sebelum sebuah dokumen. Hal ini dibutuhkan oleh setiap orang/penulis baik akademis ataupun personal bisnis, atau organisasi yang memproduksi tulisan untuk domain publik, dapat berupa paper akademis, iklan cetak, web copy, direct mail, booklet informasi, artikel, buku dan lain sebagainya.

Kegiatan proofreading adalah sebagai berikut

Pada Proses proofreading, seorang proofreader akan melibatkan kegiatan sebagai berikut :

  • misspellings
  • punctuation
  • grammar
  • spacing
  • typographical
  • alignment
  • font and style

Tugas proofreader profesional

Seorang proofreader adalah individu yang memiliki kemampuan bahasa yang kuat, biasanya native-english atau first language english. Mereka memahami aturan tata bahasa, tanda baca, dan ejaan secara menyeluruh. Tugas mereka adalah membaca teks lengkap yang ditulis oleh orang lain dan memeriksa karya tersebut dengan cermat untuk menemukan kesalahan dalam semua aspek tulisan. Mereka akan membersihkan dokumen apa pun dengan saran untuk diedit dan membantu pekerjaan klien bebas dari kesalahan konyol (dan mungkin memalukan).

Proofreading adalah
Proofreading adalah proses koreksi pada paper jurnal

Mengapa kita harus mengirim paper ke Proofreader ?

Ada banyak alasan mengapa kita harus mempertimbangkan untuk menyewa proofreader. 12 alasan naskah harus mengalami proofreading adalah sebagai berikut (dikutip dari https://polishedproofreading.ca/):

1. Membantu menghilangkan kekacauan kalimat:

Dalam menulis artikel ilmiah biasanya banyak kekacauan kata-kata, frasa, dan poin utama membingungkan. Proofreader akan dapat melihat kekacauan dan menyempurnakan tulisan menjadi bentuk terbaiknya.

Artikel Menarik Wajib di Baca  50 Jurnal PENDIDIKAN yang "relatif" mudah di ACCEPT

2. Menangkap kesalahan tata bahasa yang mungkin terlewatkan oleh penulis

Penulis biasanya menulis artikel ilmiah dengan cepat dan kacau. Mereka bukan ahli tata bahasa. Seorang proofreader akan memiliki mata yang terlatih untuk menangkap masalah tata bahasa besar dan kecil yang bahkan penulis profesional kadang terlewatkan.

3. Pastikan pesan yang ditulis jelas

Jika kita khawatir bahwa pesan utama dari tulisan kita tidak jelas, proofreader akan memastikannya. Tugas mereka adalah memastikan bahwa apa yang ingin Anda katakan, dikatakan.

4. Melindungi kita dari koreksi otomatis

Antara kesalahan ketik dan koreksi otomatis, kata-kata sulit saat ini. Proofreader akan menemukan kesalahan kecil tersebut dan memastikan Anda tidak gagal melakukan koreksi otomatis.

5. Membuat tulisan kita lebih baik:

Tulisan yang dikoreksi oleh seorang profesional hanyalah tulisan yang lebih baik dan pembaca akan memperhatikan – dengan cara yang baik.

6. Menghemat kita dari membuat kesalahan yang merugikan:

Apostrof atau kesalahan ketik kecil yang terlewat dapat menghabiskan banyak uang ketika menyangkut pencitraan merek dan harus mengingat barang dagangan dengan kesalahan ketik dan kesalahan. Korektor dapat menangkapnya sebelum mencetak.

7. Membantu menjaga reputasi kita terutama publish di jurnal terindeks scopus

Salah ketik cenderung menjadi viral dan merugikan reputasi. Tidak mungkin jurnal yang sudah terbit kita tarik kembali akibat kesalahan grammatical ata kekacauan pada paper kita.  

8. Memberi  kita tampilan tulisan yang lebih baik dan nampak yang profesional

Jelas, tulisan yang bebas kesalahan akan selalu menjadi warna yang bagus untuk kita. Orang akan menganggap kita ahli di sebuah bidang, karena membaca tulisan yang runtut dan bagus. 

9. Dua pasang mata lebih baik dari satu

Artikel Menarik Wajib di Baca  Data Publikasi Jurnal Scopus, Biaya dan Lama Waktu Proses

Proofreader akan menjadi pasangan mata kedua yang sangat terlatih untuk menangkap kesalahan atau ketidaknormalan dalam tulisan kita sebelum muncul di sebuah jurnal terindeks scopus.

10. Kita akan mendapatkan lebih dari yang dibayarkan untuk memperbaiki paper

Terlepas dari tarifnya, Proofreader lebih berharga daripada uang mereka karena keterampilan mereka akan melindungi reputasi, keuntungan, dan profesionalisme  kita.

11. Proofreader dapat bekerja dalam jangka panjang dan memberikan profesionalisme yang sama

Ketika Proofreader bekerja dengan baik dengan kita, mudah untuk mengembangkan hubungan jangka panjang dengan mereka dan mempertahankan gaya profesional yang sama untuk semua tulisan kita.

12. Tidak ada kerugian menggunakan proofreading native

Serius, tidak ada. Proofreader hanya dapat membuat tulisan Anda lebih baik dan tidak pernah ada kerugiannya. 

Jasa Proofreading Scopus

Proses Proofreading di www.native-proofreading.com

Demikian artikel tentang Proofreading adalah koreksi naskah paper, sebelum di submit pada sebuah jurnal terindeks scopus. Karena, sebuah jurnal akan menolak artikel yang memiliki kesalahan bahasa.

https://native-proofreading.com merupakan perusahaan rintisan spesialis pertama di Indonesia untuk translation dan proofreading publikasi ilmiah seperti jurnal, conference, thesis, disertation. Kami tidak mentranslate selain publikasi ilmiah. Untuk diskusi dan komunikasi add WA kami di 0852-9073-5358.

Leave a Comment

WhatsApp WhatsApp us