Apa itu Conflict of Interest ?, silahkan download contoh

Dr. Amanda adalah pendiri perusahaan dan dia juga seorang peneliti di LAB X. Dr. Amanda juga memanfaatkan teknologi yang dikembangkan di lab X. Dia memiliki kepentingan saham dan keuntungan finansial dan menerima remunerasi dari perusahaan. Tetapi Dr. Amanda juga memiliki tanggung jawab institusional dari LAB X. Kepentingan keuangan ini harus diungkapkan walaupun ini mungkin bukan merupakan konflik kepentingan”

Conflict of interest (Konflik kepentingan) dapat terjadi ketika kita (atau atasan atau sponsor kita) memiliki hubungan keuangan, komersial, hukum, atau profesional dengan organisasi lain, atau dengan orang yang bekerja dengan mereka, yang dapat mempengaruhi penelitian kita .

Sehingga kita perlu mengungkap atau menjelasan saat mengirimkan paper ke jurnal. Editor jurnal pertama-tama akan menggunakan informasi ini untuk menginformasikan keputusan editorialnya. Mereka kemudian dapat mempublikasikan pengungkapan tersebut untuk membantu pembaca dalam mengevaluasi artikel. Atau, sebagai gantinya, editor dapat memutuskan untuk tidak mempublikasikan artikel kita berdasarkan konflik yang dinyatakan. kita dapat mendeklarasikan konflik kepentingan pada surat lamaran kita atau pada formulir pengiriman naskah dalam sistem peer-review online jurnal. Template atau contoh file Conflict of interest dapat di download di akhir tulisan ini.

Ada dua type dari conflic of interest, yaitu personal dan institution, di jelaskan sebagai berikut :

Personal conflicts of interest

Potensi konflik kepentingan terkait dengan naskah yang kita kirimkan dapat meliputi:

  1. Konsultasi
  2. Pekerjaan
  3. Kelompok advokasi
  4. Hibah
  5. Biaya dan honorarium
  6. Paten
  7. Royalti
  8. Stok atau kepemilikan saham

Jika perlu, kita bisa menjelaskan potensi (belum terjadi, dan bisa terjadi) conflicts of interest dalam cover letter. Selain itu, kita juga harus sepenuhnya mengakui semua sumber pendanaan yang mendukung riset ini.

Conflicts of interest institusional

Demikian pula, jika kita mengetahui bahwa institusi kita memiliki kepentingan finansial, atau bertentangan dengan, materi pelajaran atau materi yang kita diskusikan dalam paper, ini juga harus diungkap dalam surat/cover letter untuk editor jurnal.

Pernyataan pengungkapan (Disclosure Statement)

kita juga harus memasukkan pernyataan pengungkapan yang relevan dengan teks paper kita. Mungkin dapat juga melakukan ini bersama dengan segala ucapan terima kasih (aknowledgement) pada bagian akhir paper dan detail pemberi dana.

Contoh pernyataan pengungkapan 1

“Sesuai dengan kebijakan Taylor & Francis dan kewajiban etis saya sebagai seorang peneliti, saya melaporkan bahwa saya [memiliki kepentingan finansial dan / atau bisnis] [saya seorang konsultan] [menerima dana dari] (hapus jika perlu) sebuah perusahaan yang dapat dipengaruhi oleh penelitian yang dilaporkan dalam paper terlampir. Saya telah mengungkapkan kepentingan-kepentingan itu sepenuhnya kepada Taylor & Francis, dan saya sudah memiliki rencana yang disetujui untuk mengelola setiap potensi konflik yang timbul dari [keterlibatan yang disebutkan diatas].

Contoh pernyataan pengungkapan 2

Penelitian ini disponsori oleh [perusahaan A] dan dapat mengarah pada pengembangan produk yang dapat dilisensikan ke [perusahaan B], di mana saya memiliki bisnis dan/atau kepentingan finansial. Saya telah mengungkapkan kepentingan-kepentingan tersebut sepenuhnya kepada Taylor & Francis, dan telah memiliki rencana yang disetujui untuk mengelola setiap potensi konflik yang timbul dari pengaturan ini.

Tetapi jika tidak ada potensi dari Conflict of interest, biasanya melampirkan tulisan sebagai berikut :

Jika tidak ada pengungkapan, kami kemudian akan menerbitkan pernyataan berikut: “Tidak ada potensi konflik kepentingan yang dilaporkan oleh penulis.”

“No potential conflict of interest was reported by the authors.”

Contoh Conflict of Interest form dari Elsevier. Bapak dan ibu, hanya mengisikan bagian warna merah nya saja., yaitu berupa judul dan author nya. File ini nantinya di kirim saat submission jurnal.

Setiap jurnal memiliki form masing-masing untuk menyertakan, ada jurnal yang menyediakan form itu, ada yang tidak, sehingga author bebas untuk membuat conflict of interest dengan format bebas. Contoh form dapat di download sebagai berikut.

Contoh Conflict of interest. Silahkan download:

Contoh 1

Contoh 2

Contoh 3

https://native-proofreading.com/ merupakan perusahaan spesialis pertama di Indonesia untuk translation dan proofreading publikasi ilmiah seperti jurnal, conference, thesis, disertaton. Kami tidak mentranslate selain publikasi ilmiah. Untuk diskusi dan komunikasi silahkan kami di klik WA kami.

Comments

  1. Saya pernah memasukkan artikel penelitian sy kejurnal kesehatan scopus, jurnal terbitan elsevier Q2, awalnya diterima, tp krn ketdktahuan tentang penulisan seperti title page, cover later, running head dan aturan penulisan yg lainnya, kmdn sy submit lg artikel sy ditolak, sebagai peneliti yg baru pertama memasukkan artikel penelitian agar bs diterima dan publis mohon dijlskan dan diberikan contohnya ( title page, cover later, running head, dll), trmksh

    1. Betul bu, editor memiliki pekerjaan yang sibuk, jadi mereka tidak mentolerir ketidaktahuan. Sebagai author, ibu harus membaca guidelines setiap jurnal. Masing masing jurnal berbeda beda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *